Manfaat Ikan Tuna: 7 Khasiat untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

Diposting pada 0 views

Manfaat Ikan Tuna: 7 Khasiat untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

Manfaat ikan tuna adalah berbagai keuntungan yang diperoleh dari mengonsumsi ikan tuna. Ikan tuna merupakan salah satu jenis ikan laut yang populer karena rasanya yang lezat dan kandungan nutrisinya yang tinggi. Contohnya, ikan tuna kaya akan protein, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral.

Ikan tuna memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker. Asam lemak omega-3 dalam ikan tuna membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Selain itu, ikan tuna juga merupakan sumber protein yang baik, yang penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.

Secara historis, ikan tuna telah menjadi makanan pokok bagi banyak budaya di seluruh dunia. Di Jepang, ikan tuna sangat dihargai sebagai bahan utama sushi dan sashimi. Di Indonesia, ikan tuna sering diolah menjadi berbagai masakan, seperti pindang tuna, abon tuna, dan gulai tuna.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang manfaat ikan tuna bagi kesehatan, serta cara mengolah dan mengonsumsi ikan tuna dengan aman.

Manfaat Ikan Tuna

Ikan tuna merupakan sumber protein, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral yang sangat baik. Manfaat ikan tuna bagi kesehatan sangat beragam, mulai dari mengurangi risiko penyakit jantung hingga meningkatkan fungsi otak.

  • Protein
  • Asam lemak omega-3
  • Vitamin D
  • Vitamin B12
  • Zat besi
  • Fosfor
  • Selenium
  • Merkuri

Protein dalam ikan tuna membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Asam lemak omega-3 membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Vitamin D membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Vitamin B12 membantu produksi sel darah merah. Zat besi membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Fosfor membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Selenium membantu melindungi sel-sel dari kerusakan. Merkuri merupakan logam berat yang dapat terakumulasi dalam tubuh dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Ikan tuna merupakan makanan yang sangat bergizi, tetapi perlu diperhatikan bahwa ikan tuna juga mengandung merkuri. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi ikan tuna dibatasi hingga 2-3 porsi per minggu. Wanita hamil dan anak-anak sebaiknya menghindari konsumsi ikan tuna jenis tertentu yang tinggi merkuri, seperti tuna sirip biru dan tuna mata besar.

Protein

Protein merupakan salah satu makronutrien yang sangat penting bagi tubuh manusia. Protein berperan dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari membangun dan memperbaiki jaringan hingga memproduksi hormon dan enzim. Ikan tuna merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat baik. Setiap 100 gram ikan tuna mengandung sekitar 25 gram protein.

Protein dalam ikan tuna memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

  • Membangun dan memperbaiki jaringan tubuh
  • Memproduksi hormon dan enzim
  • Mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh
  • Memberikan rasa kenyang
  • Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh

Selain itu, protein dalam ikan tuna juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Hal ini karena protein dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Protein juga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Dalam dunia kuliner, protein ikan tuna sangat dihargai karena rasanya yang lezat dan teksturnya yang lembut. Ikan tuna dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan, seperti sushi, sashimi, pindang, abon, dan gulai.

Memahami hubungan antara protein dan manfaat ikan tuna sangat penting bagi kita untuk dapat mengonsumsi ikan tuna dengan bijak. Dengan mengonsumsi ikan tuna secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan protein tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatan.

Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 merupakan salah satu jenis lemak tak jenuh yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia. Asam lemak omega-3 dapat diperoleh dari berbagai sumber, salah satunya adalah ikan tuna. Ikan tuna merupakan salah satu sumber asam lemak omega-3 terbaik, selain ikan salmon, mackerel, dan sarden.

  • Asam alfa-linolenat (ALA)

    ALA merupakan jenis asam lemak omega-3 yang paling umum ditemukan dalam makanan nabati, seperti biji rami, kenari, dan minyak kanola.

  • Asam eikosapentaenoat (EPA)

    EPA merupakan jenis asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam ikan laut, seperti ikan tuna, salmon, dan mackerel.

  • Asam dokosaheksaenoat (DHA)

    DHA merupakan jenis asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam ikan laut, seperti ikan tuna, salmon, dan mackerel. DHA juga merupakan komponen penting dari otak dan retina mata.

  • Manfaat asam lemak omega-3

    Asam lemak omega-3 memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

    • Menurunkan risiko penyakit jantung
    • Menurunkan tekanan darah
    • Mengurangi peradangan
    • Meningkatkan fungsi otak
    • Mencegah kanker

Asam lemak omega-3 merupakan nutrisi penting yang harus dipenuhi setiap hari. Dengan mengonsumsi ikan tuna secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3 tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatan.

Vitamin D

Vitamin D merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh manusia. Vitamin D berperan dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari menjaga kesehatan tulang hingga meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Ikan tuna merupakan salah satu sumber vitamin D yang sangat baik. Setiap 100 gram ikan tuna mengandung sekitar 200 IU vitamin D.

Vitamin D berperan penting dalam penyerapan kalsium dan fosfor. Kedua mineral ini penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Vitamin D juga membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ikan tuna secara teratur dapat meningkatkan kadar vitamin D dalam darah dan membantu memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menemukan bahwa konsumsi ikan tuna sebanyak 100 gram per hari selama 12 minggu dapat meningkatkan kadar vitamin D dalam darah secara signifikan. Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine menemukan bahwa konsumsi ikan tuna secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Memahami hubungan antara vitamin D dan manfaat ikan tuna sangat penting bagi kita untuk dapat mengonsumsi ikan tuna dengan bijak. Dengan mengonsumsi ikan tuna secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan vitamin D tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatan.

Vitamin B12

Vitamin B12 merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh manusia. Vitamin B12 berperan dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari pembentukan sel darah merah hingga produksi DNA. Ikan tuna merupakan salah satu sumber vitamin B12 yang sangat baik. Setiap 100 gram ikan tuna mengandung sekitar 2,5 mcg vitamin B12.

  • Pembentukan sel darah merah

    Vitamin B12 berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh dan membuang karbon dioksida. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia, yaitu kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat.

  • Produksi DNA

    Vitamin B12 juga berperan penting dalam produksi DNA. DNA merupakan materi genetik yang terdapat di setiap sel tubuh. DNA berisi instruksi untuk membuat protein dan mengatur berbagai fungsi tubuh. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan masalah pada produksi DNA, yang dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit kronis lainnya.

  • Fungsi saraf

    Vitamin B12 juga penting untuk fungsi saraf. Vitamin B12 membantu menjaga kesehatan sel-sel saraf dan melindungi saraf dari kerusakan. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kerusakan saraf, yang dapat menimbulkan berbagai gejala seperti kesemutan, mati rasa, dan kesulitan berjalan.

  • Metabolisme energi

    Vitamin B12 juga berperan dalam metabolisme energi. Vitamin B12 membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kelelahan dan kurang energi.

Memahami hubungan antara vitamin B12 dan manfaat ikan tuna sangat penting bagi kita untuk dapat mengonsumsi ikan tuna dengan bijak. Dengan mengonsumsi ikan tuna secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan vitamin B12 tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatan.

Zat besi

Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh manusia. Zat besi berperan dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari membawa oksigen ke seluruh tubuh hingga mendukung produksi energi. Ikan tuna merupakan salah satu sumber zat besi yang baik, dengan kandungan sekitar 1,5 mg zat besi per 100 gram.

Zat besi memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

  • Membawa oksigen ke seluruh tubuh
    Zat besi merupakan komponen utama hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Tanpa zat besi yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi cukup sel darah merah yang sehat, sehingga dapat menyebabkan anemia.

Mendukung produksi energi
Zat besi juga berperan penting dalam produksi energi. Zat besi membantu sel-sel tubuh mengubah makanan menjadi energi. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan dan kurang energi.

Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
Zat besi juga penting untuk fungsi kekebalan tubuh. Zat besi membantu sel-sel kekebalan tubuh melawan infeksi. Kekurangan zat besi dapat meningkatkan risiko infeksi.

Hubungan antara zat besi dan manfaat ikan tuna sangat erat. Zat besi merupakan salah satu komponen penting dalam ikan tuna yang berkontribusi terhadap manfaat kesehatan ikan tuna. Dengan mengonsumsi ikan tuna secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan zat besi tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatan.

Memahami hubungan antara zat besi dan manfaat ikan tuna sangat penting bagi kita untuk dapat mengonsumsi ikan tuna dengan bijak. Dengan mengonsumsi ikan tuna secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan zat besi tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatan.

Fosfor

Fosfor merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh manusia. Fosfor berperan dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari menjaga kesehatan tulang dan gigi hingga mendukung produksi energi. Ikan tuna merupakan salah satu sumber fosfor yang sangat baik, dengan kandungan sekitar 200 mg fosfor per 100 gram.

  • Kesehatan tulang dan gigi

    Fosfor merupakan komponen utama tulang dan gigi. Fosfor membantu menjaga kekuatan dan kepadatan tulang serta gigi. Kekurangan fosfor dapat menyebabkan tulang keropos (osteoporosis) dan gigi berlubang.

Produksi energi

Fosfor juga berperan penting dalam produksi energi. Fosfor membantu sel-sel tubuh mengubah makanan menjadi energi. Kekurangan fosfor dapat menyebabkan kelelahan dan kurang energi.

Fungsi otot

Fosfor juga penting untuk fungsi otot. Fosfor membantu otot berkontraksi dan rileks. Kekurangan fosfor dapat menyebabkan kelemahan otot dan kram.

Metabolisme protein

Fosfor juga berperan dalam metabolisme protein. Fosfor membantu tubuh memecah dan menggunakan protein. Kekurangan fosfor dapat menyebabkan masalah pada metabolisme protein, yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

Hubungan antara fosfor dan manfaat ikan tuna sangat erat. Fosfor merupakan salah satu komponen penting dalam ikan tuna yang berkontribusi terhadap manfaat kesehatan ikan tuna. Dengan mengonsumsi ikan tuna secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan fosfor tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatan.

Memahami hubungan antara fosfor dan manfaat ikan tuna sangat penting bagi kita untuk dapat mengonsumsi ikan tuna dengan bijak. Dengan mengonsumsi ikan tuna secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan fosfor tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatan.

Selenium

Selenium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh manusia dalam jumlah kecil. Selenium berperan dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari mendukung fungsi tiroid hingga melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Ikan tuna merupakan salah satu sumber selenium yang sangat baik, dengan kandungan sekitar 100 mcg selenium per 100 gram.

  • Fungsi tiroid

    Selenium berperan penting dalam fungsi tiroid. Selenium membantu mengaktifkan hormon tiroid, yang mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan.

  • Antioksidan

    Selenium merupakan antioksidan kuat yang membantu melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat merusak sel dan DNA, meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti kanker dan penyakit jantung.

  • Sistem imun

    Selenium juga penting untuk fungsi sistem imun. Selenium membantu sel-sel kekebalan tubuh melawan infeksi. Kekurangan selenium dapat meningkatkan risiko infeksi.

  • Kesehatan reproduksi

    Selenium juga penting untuk kesehatan reproduksi. Selenium membantu melindungi sperma dari kerusakan dan meningkatkan kesuburan pria. Selenium juga membantu mencegah keguguran pada wanita.

Selenium merupakan komponen penting dalam ikan tuna yang berkontribusi terhadap manfaat kesehatan ikan tuna. Dengan mengonsumsi ikan tuna secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan selenium tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatan. Memahami hubungan antara selenium dan manfaat ikan tuna sangat penting bagi kita untuk dapat mengonsumsi ikan tuna dengan bijak dan memperoleh manfaat kesehatannya secara optimal.

Merkuri

Merkuri merupakan logam berat yang dapat ditemukan dalam berbagai jenis ikan, termasuk ikan tuna. Konsumsi ikan tuna dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan merkuri dalam tubuh, yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

  • Jenis merkuri

    Terdapat dua jenis merkuri, yaitu metilmerkuri dan merkuri anorganik. Metilmerkuri merupakan jenis merkuri yang paling berbahaya bagi kesehatan karena dapat melewati plasenta dan masuk ke dalam otak janin. Merkuri anorganik lebih sedikit diserap oleh tubuh dan lebih mudah dikeluarkan.

  • Sumber merkuri

    Merkuri dapat masuk ke dalam tubuh ikan tuna melalui makanan yang mereka konsumsi. Ikan tuna yang lebih besar dan lebih tua cenderung mengandung lebih banyak merkuri karena mereka memiliki lebih banyak waktu untuk menyerap merkuri dari lingkungan.

  • Dampak merkuri

    Merkuri dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kerusakan otak, gangguan perkembangan saraf, dan masalah reproduksi. Paparan merkuri yang tinggi pada ibu hamil dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi.

  • Batas aman konsumsi

    Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menetapkan batas aman konsumsi ikan tuna sebanyak 2-3 porsi per minggu untuk orang dewasa dan 1 porsi per minggu untuk anak-anak dan wanita hamil. Ikan tuna yang lebih besar dan lebih tua, seperti tuna sirip biru dan tuna mata besar, sebaiknya dihindari karena mengandung lebih banyak merkuri.

Merkuri merupakan masalah yang perlu diperhatikan dalam konsumsi ikan tuna. Dengan memahami kadar merkuri dalam berbagai jenis ikan tuna dan membatasi konsumsi ikan tuna sesuai anjuran, kita dapat memperoleh manfaat kesehatan dari ikan tuna tanpa khawatir akan risiko merkuri.

Tanya Jawab Manfaat Ikan Tuna

Bagian Tanya Jawab ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan umum dan klarifikasi terkait manfaat ikan tuna. Di sini, kami membahas berbagai aspek penting, mulai dari kandungan nutrisi hingga tips konsumsi yang aman.

Pertanyaan 1: Apakah ikan tuna aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan anak-anak?

Jawaban: Ikan tuna umumnya aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan anak-anak. Namun, ibu hamil dan anak-anak sebaiknya menghindari jenis ikan tuna tertentu yang tinggi merkuri, seperti tuna sirip biru dan tuna mata besar.

Pertanyaan 2: Apa saja manfaat ikan tuna bagi kesehatan jantung?

Jawaban: Ikan tuna kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Selain itu, ikan tuna juga merupakan sumber protein yang baik, yang penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Pertanyaan 3: Apakah ikan tuna dapat membantu meningkatkan fungsi otak?

Jawaban: Ya, ikan tuna mengandung nutrisi penting seperti DHA dan EPA yang penting untuk perkembangan dan fungsi otak. Konsumsi ikan tuna secara teratur dapat membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan fungsi kognitif lainnya.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara mengolah ikan tuna yang aman dan sehat?

Jawaban: Ikan tuna dapat diolah dengan berbagai cara, seperti dipanggang, dikukus, atau ditumis. Namun, perlu diperhatikan untuk memasak ikan tuna hingga matang sempurna untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri.

Pertanyaan 5: Berapa batas aman konsumsi ikan tuna per minggu?

Jawaban: Jumlah ikan tuna yang aman untuk dikonsumsi per minggu tergantung pada jenis ikan tuna dan kandungan merkurinya. Secara umum, batas aman konsumsi ikan tuna adalah 2-3 porsi per minggu untuk orang dewasa dan 1 porsi per minggu untuk anak-anak dan wanita hamil.

Pertanyaan 6: Apa saja jenis ikan tuna yang tinggi merkuri?

Jawaban: Jenis ikan tuna yang tinggi merkuri antara lain tuna sirip biru, tuna mata besar, dan tuna sirip kuning. Sebaiknya hindari konsumsi ikan tuna jenis ini secara berlebihan, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak.

Demikianlah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya terkait manfaat ikan tuna. Dengan memahami manfaat dan risiko konsumsi ikan tuna, kita dapat mengonsumsi ikan tuna dengan bijak dan memperoleh manfaat kesehatannya secara optimal.

Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas lebih dalam tentang berbagai jenis ikan tuna dan kandungan nutrisinya. Kita juga akan membahas tips memilih dan menyimpan ikan tuna yang segar dan aman untuk dikonsumsi.

Tips Memilih dan Menyimpan Ikan Tuna Segar

Bagian Tips ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis dalam memilih dan menyimpan ikan tuna segar. Dengan mengikuti tips berikut, Anda dapat memastikan bahwa ikan tuna yang Anda konsumsi aman dan berkualitas baik.

Tip 1: Perhatikan Warna dan Tekstur
Pilih ikan tuna dengan warna merah muda cerah dan daging yang kenyal. Hindari ikan tuna dengan warna kusam atau daging yang lembek.

Tip 2: Periksa Mata Ikan
Mata ikan tuna segar biasanya jernih dan menonjol. Hindari ikan tuna dengan mata yang keruh atau cekung.

Tip 3: Cium Aromanya
Ikan tuna segar memiliki aroma laut yang segar. Hindari ikan tuna dengan aroma amis atau asam.

Tip 4: Tekan Daging Ikan
Tekan daging ikan tuna dengan jari Anda. Jika daging ikan kembali ke bentuk semula dengan cepat, berarti ikan tuna tersebut segar.

Tip 5: Periksa Insang Ikan
Insang ikan tuna segar berwarna merah cerah. Hindari ikan tuna dengan insang yang berwarna cokelat atau abu-abu.

Tip 6: Simpan Ikan Tuna dengan Benar
Setelah membeli ikan tuna, segera simpan dalam lemari es atau freezer. Ikan tuna segar dapat disimpan dalam lemari es hingga 2 hari, sedangkan ikan tuna beku dapat disimpan hingga 6 bulan.

Tip 7: Hindari Ikan Tuna dengan Kandungan Merkuri Tinggi
Pilih jenis ikan tuna yang rendah merkuri, seperti tuna cakalang atau tuna sirip kuning. Hindari ikan tuna jenis tuna sirip biru atau tuna mata besar karena mengandung merkuri yang lebih tinggi.

Tip 8: Batasi Konsumsi Ikan Tuna
Konsumsi ikan tuna sebaiknya dibatasi hingga 2-3 porsi per minggu untuk orang dewasa dan 1 porsi per minggu untuk anak-anak dan wanita hamil.

Demikianlah beberapa tips dalam memilih dan menyimpan ikan tuna segar. Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memperoleh ikan tuna yang berkualitas baik dan aman untuk dikonsumsi.

Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas berbagai jenis ikan tuna dan kandungan nutrisinya. Kita juga akan membahas manfaat ikan tuna bagi kesehatan dan cara mengolah ikan tuna yang aman dan sehat.

Kesimpulan

Ikan tuna merupakan sumber protein, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral yang sangat baik. Mengonsumsi ikan tuna secara teratur dapat memberikan banyak manfaat kesehatan, mulai dari mengurangi risiko penyakit jantung hingga meningkatkan fungsi otak. Selain itu, ikan tuna juga merupakan bahan makanan yang serbaguna dan dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan yang lezat.

Beberapa poin utama yang dapat ditarik dari artikel ini adalah:

  • Ikan tuna kaya akan protein berkualitas tinggi yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
  • Ikan tuna mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan otak.
  • Ikan tuna juga merupakan sumber vitamin dan mineral penting, seperti vitamin D, vitamin B12, zat besi, fosfor, dan selenium.

Memahami manfaat ikan tuna dan mengonsumsinya secara bijak dapat membantu kita menjaga kesehatan tubuh dan memperoleh berbagai manfaat kesehatannya. Oleh karena itu, ikan tuna dapat menjadi pilihan yang tepat untuk melengkapi pola makan sehat dan seimbang.


Images References :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *